Posts

TAYAMUM

  TAYAMUM  Hanafi- mengusap muka dan dua tangan dengan debu yang suci.  Maliki- satu bentuk cara bersuci dengan menggunakan debu yang suci dan digunakan untuk mengusap muka dan dua tangan dengan niat.  Syafi'ie- mengusapkan debu ke wajah dan kedua tangan sebagai ganti wudhu, mandi, atau salah satu anggota dari keduanya dengan syarat-syarat yang tertentu.  Hambali-mengusap muka dan kedua tangan dengan debu yang suci dengan cara yang tertentu.  Jumhur - tayamum dapat menggantikan wudhu, mandi junub, mandi haid, dan nifas. Namun, para ulama selain Hanafi, tidak membolehkan istri yang haid disetubuhi oleh suaminya hingga dia berhenti haidnya dan mandi terlebih dahulu.  IBADAH YANG BOLEH DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN TAYAMUM   Setiap amalan ketaatan yang perlu kepada kesucian (thaharah) seperti shalat fardhu, shalat sunnah, menyentuh mushaf, membaca Al-Qur'an, sujud tilawah, sujud syukur dan duduk beri'tikaf dalam masjid adalah boleh bersuci dengan cara...

HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN MASJID

  HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN MASJID jumhur, paling utama adalah Masjidil Haram di Mekah. kemudiannya masjid nabawi , kemudiannya masjid al Aqsa. Imam Malik - paling utama adalah Masjid Nabawi,  Hanafi, mereka mengatakan bahwa masjid tempat guru mengajarkan ilmu adalah yang paling afdhal dan masjid kampung seseorang adalah lebih utama dari masjid jami' (masjid untuk shalat jumaat yang di luar kampung) 1. Orang yang junub, haid, atau nifas, haram memasuki masjid .  Syafi'i danHambali membolehkan mereka melewati masjid apabila tidak dikhawatirkan darah menetes.  Hanafi, menggunakan masjid sebagai laluan tanpa sebab dan uzur adalah makruh tahrim. Maliki -melewati masjid dengan frekuensi yang kerap adalah makruh,  2. Jika seorang bermimpi basah  (ihtilam) di dalam masjid, maka dia wajib keluar kecuali jika dia tidak mampu melakukannya disebabkan masjid terkunci atau sebagainya, ataupun jika dia bimbang akan keselamatan jiwa atau hartanya. Oleh karena itu, jika...

MANDI-MANDI SUNNAH

  MANDI-MANDI SUNNAH  1. Mandi untuk menunaikan shalat Jumat.  Hanafi, mandi tersebut disunnahkan karena adanya shalat jumaat.  Jumhur , kesunahan mandi karena adanya hari Jumat. Jumhur - mandi setelah shalat Jumaat tidak lagi dianggap sunnah 2. Mandi untuk shalat dua Hari Raya Mandi sunnah ini tidak mencukupi apabila dilakukan sebelum muncul fajar. 3. Mandi untuk ihram haji dan umrah ,melakukan wuquf di Arafah setelah matahari tergelincir untuk memasuki Mekah, untuk bermalam di Muzdalifah, juga untuk melakukan Thawaf Rukun atau Thawaf Wada'.Mandi untuk berihram adalah disunnahkan. Mandi juga disunnahkan apabila mau memasuki Madinah, sebagai rasa hormat dan memuliakan, dan juga karena akan mengunjungi Rasulullah saw.. Ulama Maliki mengatakan bahwa mandi untuk melakukan thawaf, sa'i, wuquf di Arafah dan di Muzdalifah adalah mustahab. Sementara untuk berihram dan memasuki Mekah adalah sunnah.  Ulama Hanafi berpendapat mandi untuk berihram dan berwuquf di Arafah ad...

PERKARA YANG HARAM BAGI ORANG YANG BERJUNUB DAN YANG SEMACAMNYA

  PERKARA YANG HARAM BAGI ORANG YANG BERJUNUB DAN YANG SEMACAMNYA 1. Shalat dan sujud tilawah  2. Thawaf mengelilingi Ka'bah,  3. Menyentuh mushaf Al-Qur'an,  4. Membaca Al-Qur'an dengan lidahnya,Kalau dia melakukannya dengan tujuan berdoa, memuji Allah dan memulakan sesuatu, ataupun dengan tujuan mengajar; ber-isti'adzah dan berdzikin maka hukumnya tidak haram,  Maliki adalah wanita yang sedang haid dan nifas ketika darahnya sedang keluar tidak diharamkan membaca AlQur'an yang hanya sedikit, baik dalam waktu yang bersamaan dia dalam keadaan junub ataupun tidak.  Keadaannya berbeda apabila darahnya sudah berhenti dan dia belum mandi. Dalam keadaan darah berhenti, dia tidak boleh membaca Al-Qur'an sama sekali hingga dia mandi. 5. Beri'tikaf di dalam masjid.  Syafi'i dan Hambali - haram berhenti di dalam masjid ataupun mondar-mandir di dalamnya tanpa ada uzur. Namun, mereka boleh menyeberangi masjid walaupun tanpa keperluan, Dibolehkannya wanita melintas...

PERKARA-PERKARA YANG DIMAKRUHKAN DALAM MANDI

  PERKARA-PERKARA YANG DIMAKRUHKAN DALAM MANDI Hanafi 6 perkara: 1. menggunakan air dengan boros,  2. terlalu sedikit menggunakan air,  3. memukul air ke arah muka,  4. bercakap-cakap,  5. meminta tolong orang lain tanpa ada uzur  6. berdoa. Adapun dalam wudhu, berdoa dengan doa yang ma'tsur ketika membasuh setiap anggota adalah disunnahkan Maliki 5 perkara, 1. menggunakan air terlalu banyak,  2.melakukannya dengan secara songsang ,  3. mengulangi membasuh tubuh setelah air diratakan ke seluruh tubuh,  4. mandi di tempat terbuka, 5. mengucapkan perkataan selain dzikir. Syafi'i 5 perkara 1. berlebih-lebihan dalam menggunakan air ketika mandi,  2. mandi dan wudhu di air yang tidak mengalir;  3. melakukan lebih dari tiga kali,  4. tidak berkumur dan memasukkan air ke hidung. 5. Bagi yang berjunub dan bagi wanita yang berhenti dari haid dimakruhkan makan, minum, bersetubuh sebelum membasuh kelamin dan berwudhu. Hambali  1. men...

PERKARA-PERKARA SUNNAH DALAM MANDI WAJIB

 P ERKARA-PERKARA SUNNAH DALAM MANDI WAJIB Mandi yang sempurna menurut Hambali  1.Niat,  2. membaca bismillah,  3. membasuh tangan sebanyak tiga kali,  4. membasuh sesuatu yang kotor 5. berwudhu,  6. menuangkan air ke atas kepala sebanyak tiga kali supaya pangkal rambut basah,  7. menuangkan air secara rata ke seluruh tubuh,  8. memulai dari tubuh bagian sebelah kanan,  9. menggosok-gosok badan dengan tangan,  10. berpindah sedikit dari tempat mandinya, lalu membasuh kedua telapak kaki dan sunnah juga menyela celah-celah pangkal rambut atau janggut dengan menggunakan air sebelum menuangkan air ke atasnya.  PERKARA-PERKARA SUNNAH 1. Memulakan dengan membasuh kedua tangan, kemaluan, dan membuang najis jika memang ada pada tubuh, di samping juga niat ketika membasuh dua kemaluan [qubul dan dubur) seperti yang dijelaskan oleh ulama Syafi'i.  2. Berwudhu seperti wudhu untuk shalat. 3. Syafi'i, meneliti setiap lipatan pada tubuhnya...

PERKARA FARDHU DALAM MANDI WAJIB

  PERKARA FARDHU DALAM MANDI  CARA MANDI RASULULLAH SAW . 1. memulainya dengan membasuh kedua tangannya  2. kemudian menuangkan air ke tangan kirinya.  3. membasuh kemaluannya  4. berwudhu. 5. memasukkan jari jarinya ke bagian pangkal rambutnya.  6. menuangkan air ke atas kepalanya sebanyak tiga tuangan. 7. meratakan air ke seluruh tubuhnya  8. membasuh kedua belah kaki 1. Meratakan Air ke Seluruh Tubuh -mencakup semua bagian rambut atau bulu dan kulit. kalau ada yang tertinggal meskipun satu bagian kecil saja yang tidak terkena air, maka ia wajib dibasuh lagi.  Hanafi berpendapat bahwa membasuh seluruh badan yang memang dapat dibasuh tanpa mengalami kesukaran adalah wajib seperti bagian telinga, pusat,misai , bulu kening, bagian dalam jenggot dan rambut kepala, dan bagian luar kemaluan wanita.  Membasuh bagian yang sukar adalah tidak wajib, seperti bagian dalam mata dan bagian dalam kulup zakar, tetapi .disunnahkan.  a. Masalah Membongk...